Ilmu hidup ala Abang tukang BAKSO

Juni 5, 2009 at 12:47 pm (Hikmah dan Motivasi) ()

Ane dikirimin suatu kisah yang bener-bener “nampar” di hati ane, so gak da salahnya ane copas di blog ini, supaya lebih banyak lagi yang “tertampar” dengan cerita dibawah ini, yuk disimak….

Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.

Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,…terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat…, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak – anak, siapa yang mau bakso ?

“Mauuuuuuuuu. …”, secara serempak dan kompak anak – anak asuhku menjawab.

Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. …

Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya
membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.

“Mang kalo boleh tahu, kenapa uang – uang itu Emang pisahkan? Barangkali ada tujuan ?” “Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita – cita penyempurnaan iman “.

“Maksudnya.. …?”, saya melanjutkan bertanya.

“Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut :

1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari – hari Emang dan keluarga dan untuk modal berdagang lagi.

2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.

3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.

Hatiku sangat…… …..sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.

Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : “Iya memang bagus…,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya….”.

Ia menjawab, ” Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI.

Definisi “mampu” adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, “mampu”, maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita”.

“Masya Allah…, sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso”.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Tersenyum yooo…

Juni 1, 2009 at 11:35 pm (1) ()

senyum adalah sedekah…
hahahahaha… pasti inget dengan kalimat diatas…

yen dipikir-pikir, senyum iki memang penting lho… karena dengan senyum bisa menghilangkan jerawat-jerawat di wajah, lho..!??!? koq nyasar ke jerawat ?!?! hahahahaha…

sebelum tambah ngaco, ane mo nulis-nulis kalimat indah ah..
sok disimak mang…

SENYUM

Sebuah senyuman kecil,
ia-nya bisa menjelma menjadi ribuan kata ketika kita terdiam,
ia-nya bisa menjadi maaf ketika kita tak sanggup memaafkan
ia-nya bisa menjadi obat mujarab pada luka-luka hati yang tak terobati
ia-nya menjelma menjadi sesuatu yang lebih berharga dari harta
ia-nya bisa juga menjadi sarana ke-RIDHO-an Allah SWT…

sebuah senyuman kecil,
tak mahal untuk dibeli, tak pula susah untuk dicari
selalu tersedia di wajah-wajah cucu anak adam

sebuah senyuman kecil,
mampu merubah kerasnya pisau menjadi lembutnya roti
mampu merubah tajamnya duri menjadi indahnya mawar
mampu merubah dinginnya hati menjadi sejuknya embun…

sebuah senyuman kecil,
mengganti tangis kepergian menjadi lembut kerinduan
merubah sumpah serapah menjadi doa terindah

sebuah senyuman kecil,
mengganti tombak, batu bahkan bom menjadi sepiring kue yang manis
segelas teh yang hangat dan seriuh tawanya ketika menikmatinya bersama-sama

sebuah senyuman kecil,
menjelma menjadi titian, ketika kami tak lagi memahami mereka
dan mereka tak lagi mau memahami kami..

sebuah senyuman kecil,
semakin kecil dan terus mengecil sampai kadang tak lagi dirasakan kehadirannya…

Snapshot_20090601_1
Solo, DENRIO

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Hidup lagi… Segar lagi..

Juni 1, 2009 at 11:06 pm (1) ()

Setelah sekian lama blog ini vakum.. ane salah satu moderator blog ini mencoba untuk menggairahkan kembali hasrat menulis yang sudah lama nyemplung bebas alias tenggelam…

Nah, mangap-mangap juga buat pembaca blog ini karena udah capek-capek meninggalkan komentarnya hanya untuk diabaikan oleh si momod… duh duh… malangnya nasibmu le…

eh, nyaris kelewatan, ane juga mau menyapa teman-teman SIPIL UNS angkatan 2004, gak nyangka UNS masuk 200 besar universitas terbaik di ASIA… hebat ui.. kita lulusan yang diakui di tingkat ASIA…

akhirnya, ane mo nyemangatin ane punya modem coz, kasian banget modemnya sering dipakasa beraksi gila-gilaan sendirian di malam buta demi kepuasan sang juragan yang pengen nonton WOLFERINE ato YES-MAN… semangat dem, biar panas yang penting ngacir…

hahaahahahaha….

denrio joz

Permalink 3 Komentar

Lowongan PT.PERTAMINA

Maret 10, 2009 at 9:25 pm (Lowongan Kerja dan Beasiswa)

Untuk Fresh Graduate S1/S2 bisa mendaftar pada PERTAMINA, coz perusahaan minyak terbesar di Indonesia ini sedang cari pegawai via gelombang pertama.

Nih linknya sodara2 :

http://pertamina.ppm-rekrutmen.com/index_fresh_graduate.php

Monggo,

Permalink 2 Komentar

LAMPU MERAH DI DEPAN JEMBATAN, BERBAHAYA TAU!!!!!

Januari 5, 2009 at 5:35 am (Solo The Spirit of Java) (, , , )

Pernahkah nggagas ada lampu merah di dekat jembatan?? Di Solo ini ada 2 lampu merah yang berada dekat jembatan, dekat terminal Tirtonadi dan perempatan dekat Rumah Sakit dr. Oen. Sebenarnya apa sih masalahnya lampu merah ini?? Mungkin kebanyakan orang ga begitu peduli dengan keberadaan lampu merah ini. Tetapi karena kebetulan saya adalah seoeang yang kuliah di teknik sipil, sense engineer saya keluar dan melihatnya mungkin akan menjadikan suatu masalah ke depannya.

Permasalahannya adalah ketika lampu berwarna merah akan mengharuskan kendaraan berhenti di jembatan. jika loadnya terlalu besar mka akan berpotensi mengakibatkan keruntuhan jembatan. jembatan tidak didesain dengan beban diam dan tetap karena akan menghasilkan dimensi struktur yang sangat besar dan over design. Hal ini akan sangat tidak optimal dan menghabiskan banyak biaya. Jembatan selalu didesain dengan beban berjalan, dengan garis pengaruh. Banyak bus maupun minibus yang berhenti di jembatan di dekat terminal Tirtonadi, jika arusnya padat maka kendaraan yang berhenti juga akan sangat banyak dan mengakibatkan beban yang sangat besar pada jembatan, maka resiko jembatan akan runtuh juga sangat besar.

Ingat berita tahun lalu jembatan roboh waktu terjadi banjir di daerah Ponorogo – Madiun. Sebenarnya jembatan roboh bukan karena derasnya arus banjir, jembatan roboh karena banyak orang yang berhenti di tengah jembatan untuk melihat banjir. Karena kejadian ini, banyak nyawa melayang sia-sia. Saya pernah melihat, di jembatan Jurug terjadi kecelakaan truk menabrak trotoar di ujung jembatan menuju ke Palur. Hal ini mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang, untungnya pak polisi cepat tanggap. Polisi mengatur supaya tidak terjadi penumpukan di jembatan, jadi di jembatan dibuat supaya tidak ada mobil yang berhenti. Walaupun terjadi macet yang cukup panjang sebelum jembatan.

Para pengambil kebijakan seharusnya memikirkan dampak yang ditimbulkan ketika mengambil kebijakan.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

SAMPAH VISUAL

Januari 5, 2009 at 5:30 am (Tidak Masuk Kategori Apapun)

Sebentar lagi pemilu caleg. Pemilu belum dilaksanakan tapi klo kita lihat di jalan-jalan, gang-gang, kemanapun kalian melihat pasti akan menemukan gambar parpol, caleg lagi nampang, atau apapun itu. Mungkin itu yang disebut dengan sosialisasi ataupun perkenalan diri. Banyak tim sukses yang memasang atribut, spanduk seenaknya sendiri tanpa memenuhi aturan yang telah diberlakukan. Spanduk dipaku di pohon, dipasang di ruang public, di jalan-jalan protocol, dan masih banyak pelanggaran lainnya. Panwaslu juga belum bisa bekerja secara optimal, banyak pelanggaran yang tidak diberi sanksi tegas.

Kita bisa melihat perilaku partai maupun caleg dari caranya dia berkampanye. Jika memasang atribut kampanye saja sudah tidak bisa mematuhi peraturan, melanggar hak orang untuk mendapatkan pandangan yang enak bebas dari atribut kampanye pasti partai ataupun caleg tersebut tidak akan pernah memperjuangkan aspirasi rakyat. Gembar-gembor di awal kampanye, lupa di kemudian hari. Kita sudah muak dan bosan untuk dibohongi terus menerus.

Saatnya kampanye yang lebih berbudaya.

Saatnya kampanye yang lebih bersih

Saatnya kampanye yang lebih jujur

Saatnya kampanye yang lebih baik

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

SUKSES MENUJU WISUDA

Desember 30, 2008 at 4:29 pm (1, Hanya ada di 2004)

1. Selesai pendadaran

2. Revisi

3. Minta tandatangan pembimbing + penguji

Tips & Trik : klo dosennya mau sekalian minta tanda tangan pengesahan sebanyak yang diperlukan, nego ma pembimbing + penguji agar laporan yang diserahkan berupa softfile saja dalam bentuk CD biar agak ngirit

4. Gandakan laporan sesuai kebutuhan

5. Minta tanda tangan kajur à PD 1 ( bu Nugroho bisa ditinggal di sekretaris dekan atau langsung minta sendiri biasanya malah lebih cepat) à minta cap fakultas

6. Datang ke bagian pendidikan fakultas

Minta form syarat-syarat wisuda

a. Pas foto 4×6 = 5 lembar (hitam putih) à untuk foto ijasah jadi usahakan wajahnya dipermak semaksimal mungkin (jangan pake foto editan sendiri) & foto 2×3 lembar (berwarna)

b. Karmas asli

c. Surat keterangan bebas KOPMA

Datang ke KOPMA + bayar à dapat surat bebas KOPMA

d. Kuitansi SPP terakhir

e. Surat keterangan bebas perpustakaan fakultas teknik

f. Surat keterangan bebas perpustakaan pusat

g. Surat bebas tanggungan beasiswa dari fakultas teknik ditandatangani PD III

Datang ke MAWA à isi form dan print sekalian di MAWA à minta tandatangan Bu Retnowati

h. Surat keterangan bebas IOM/BPI

i. Surat keterangan lulus dari jurusan

Dapat dari pengajaran

j. Surat pengantar dari dekan

Dapat dari pengajaran

k. Surat tanda terima laporan PKN

l. Surat tanda terima laporan skripsi

m. Fotocopy sertifikat TOEFL dari UPT P2B

n. Fotocopy ijasah SMU/SMK dilegalisir

o. Mengisi daftar riwayat hidup (diisi dulu ditempel foto dicopy 2x)

7. Datang ke perpus fakultas

Serahkan 2 buah laporan + CD (klo diminta) à dapat surat penyerahan skripsi

8. Dapat surat penyerahan skripsi dari perpustakaan (fotokopi 1 buah) à buat form nilai skripsi (didapat dari form skripsi) à ke pak Djumari minta nilai skripsi à ke Mbak Endah dibuatkan surat pengantar dari jurusan & pengantar dari dekan (tunggu sampai selesai à maksimal 1 hari jadi) à serahkan fotokopi abstrak ke Mbak Endah à isi daftar wisuda di jurusan

9. Lengkapi berkas-berkas wisuda à fotocopy 2 kali

10. Ke bagian Pendidikan

Isi data à serahkan berkas (sudah dimasukkan MAP) à tunggu 1 hari untuk dapat tandatangan dekan dan PD 1 (yang ngurus bagian pendidikan)

11. Ke rektorat

Daftar wisuda à dapat kuitansi à bayar 125.000 di BNI

12. Tunggu wisuda

13. Wisuda

14. Alhamdulillah

langkah-langkah ini hanya berlaku di Teknik Sipil UNS saja lho……….

form2 bisa di download di sipil2004_uns@yahoogroups.com

Permalink 1 Komentar

Next page »