Antara gempa, jogja, manusia dan indonesia..
Gempa. 10 tahun yang lalu, saat era reformasi sedang hangat-hangatnya, mungkin hanya segelintir orang / engineer yang memperhatikan dan mengamati fenomena alam yang satu ini. Katakanlah mungkin (mungkin lho..) hanya ada 1 dari 50 mahasiswa sipil tahun-tahun tersebut yang benar-benar tertarik dengan masalah ghoib ini.. koq ghoib ?? lha iya tho.. lha wong datangnya ndak diundang,, perginya bawa nyawa banyak… duh..duh..

Dulu sekali waktu ane belum kepikiran bakal kuliah di Teknik Sipil, ane melihat bahwa dokter adalah profesi TERMULIA di dunia. Membantu orang sakit, memulihkan semangat pasien dsb ane lihat sebagai suat ladang pahala. But, karena 4 tahun lalu ane “gak sengaja” kecemplung di dunia Sipil, jadi deh ane nyelem sekalian, tanggung udah basah je… Sekarang ane malah mikir kalo Enggineer adalah profesi yang tak kalah mulia. Bayangkan dunia tanpa rumah, jalan dan jembatan, dipastikan mausia tidak akan semaju sekarang.

Balik ke topik. Anda tentu masih ingat gempa pertama yang menghentakkan Indonesia beberapa waktu silam, yak gempa Aceh seolah-olah menjadi pembuka pintu rentetan bencana gempa di Indonesia. Gempa dan tsunami di Provinsi NAD beberapa tahun silam membuka mata Presiden RI, Menteri PU, Anggota Dewan, Dosen, Mahasiswa, Guru, Murid, Pedagang sayur dan abang tukang bakso bahwa INDONESIA adalah NEGARA RAWAN GEMPA. Yah memang ndak semua sih… terutama Kalimantan, anda orang Kalimantan ndak usah repot-repot belajar gempa.. disana aman bung..
Tak hanya berhenti di NAD, gempa seolah menjalar ke pulau jawa. Masih ingat juga tho dengan gempa Jogja yang meluluh lantakkan hampir seluruh sendi kehidupan Jogja. Ratusan dan ribuan nyawa serta rumah hancur rata dengan bumi. Ane dan teman-teman ane yang sempat menjadi surveyor pada waktu itu benar-benar shock dengan kejadian tersebut.

Lantas ane berfikir bahwa Tuhan masih sayang sama hamba-Nya.. diberikan cobaan gempa pukul 6 pagi. Seperti peringatan bagi mereka yang malas sholat subuh. Bisa anda bayangkan bila Allah memberikan cobaan tersebut pukul 8.30 pagi, saat semua siswa sudah duduk manis di bangku sekolah, saat seluruh pekerja sudah beraktifitas didepan mejanya.. Entah berapa ribu korban yang akan jatuh… Naudzubillah min Dzalik…
Percaya atau tidak, sampai saat ini gempa kecil masih sering terjadi di Jogja. terhitung sudah 2-3 kali ane merasakan gempa semenjak ane kost di jogja 2 minggu yang lalu.. Hmm.. mengapa alam seolah-olah menunjukkan keperkasaannya 10 tahun belakangan ??
Entah Manusia Indonesia yang salah pada alamnya atau Indonesia sendiri yang salah mendidik manusianya.. Alam yang hancur lebur dedel duel ndak karuan.. atau manusianya yang bermental penjahat, coleng sana coleng sini sing penting dadi duit.. entah yang mana yang salah.. atau jangan-jangan malah keduanya yang salah…
Gempa ini belum akan berhenti, setidaknya begitu asumsi ane.. gesekan antar pelat di dalam bumi ane perkirakan masih terus bergerak sampai mencapai keseimbangan dan keselarasannya… kapan itu terjadi ??
tanya saja pada rumput yang bergoyang.. apakah kita dan negara kita sudah siap menerima keselarasan dan keseimbangan alam kembali…
Jogja, 8 Sep 2009 (2250)
KRT. DENRIO, ST
matur suwun atas pinjeman foto dari :
http://arinikorean.files.wordpress.com/2008/05/gempa-sm.gif
http://blontankpoer.blogsome.com/images/gempa_8.jpg
http://portal.vsi.esdm.go.id/gallery2/main.php


richocean berkata,
September 9, 2009 pada 3:17 pm
sangat setuju bahwa gempa tsunami di Aceh 9.3SR membuka portal gempa di Indonesia sehingga energi dari dimensi bawah tanah menyeruak keluar dari persemayaman yang panjang.
coba mampir di blog saya:
http://richocean.wordpress.com/2009/09/08/awas-2012-yogyakarta-gempa/
BTW, yang menentukan kemuliaan adalah manusia-nya, bukan pekerjaannya.
salam kenal
Riko Aprilianto berkata,
September 9, 2009 pada 3:20 pm
Mana tentang alat kita?????
Alat kita diposting juga napa?? biar banyak yg tau. Kali aja ada yg mau nyempurnain.
penasehat berkata,
September 9, 2009 pada 3:25 pm
@Richocean
Salam kenal pak dari kami. Kaget juga pak di blog bapak info dan data gempa di Indonesia sangat lengkap, udah kayak BMG.. Tadinya saya juga mau bicara ttg data-data gempa, tapi koq saya lebih nyaman berbicara dengan sudut pandang yang lain, so jadilah tulisan ini,..
@Riko
tenang ko, artikel sedang ane siapin, maklum gak gampang juga bikin tulisan yang enak dibaca orang umum… tunggu 1-2 minggu lagi bakalan ane posting alat kita…
panji berkata,
September 9, 2009 pada 3:51 pm
pak kita sudah membuat alat simulasi gempa lho.. karya 3 anak MBS yang berhasil menghasilkan suatu karya ilmiah, yang kalau dipikir2 itu adalah hal yang mustahil sekali bagi mahasiswa yang lain.. (wogh sombong bgt)
btw skrg gmn tuh kabarnya alat kita?
penasehat berkata,
September 9, 2009 pada 3:58 pm
tenang nji… ntar 1 minggu lagi ana bikin artikel ttg itu., sekarang lagi ane susun materinya..
Agus Suhanto berkata,
September 10, 2009 pada 8:26 am
halo, senang bertemu Anda melalui blog ini saya Agus Suhanto, tulisan yang bagus
salam kenal yaa
MULYONO W SPd berkata,
Oktober 11, 2009 pada 8:52 am
Bagus sekali blognya mampir sekalian tukaran link yuk
UGM berkata,
Desember 1, 2009 pada 5:54 pm
keren blognya… lanjutkan..