JURUSAN TEKNIK SIPIL PUNYA GAWE

Juli 21, 2008 at 2:08 pm (Event Hangat) (, , , )

Akhir-akhir ini jurusan kelihatan sibuk, semua sarana prasarana diperbaiki dan dilengkapi. Rapat rutin digelar, pokoknya semua harus sibuk. Usut punya usut jurusan punya hajat, bukan nikahan, bukan sunatan massal tetapi Jurusan Teknik Sipil kedatangan tamu agung yaitu assesor yang mau menilai kembali akreditasi A yang selama 5 tahun terakhir ini sudah direbut dan dipertahankan oleh jurusan Teknik Sipil. Setiap 5 tahun sekali, akreditasi harus direview kembali.

Semua berkepentingan dengan akreditasi ini, khusunya bagi kita yang masih meramaikan kancah perkuliahan di Jurusan Teknik Sipil. Karena jika akreditasinya turun menjadi B maka dalam ijasah kelulusan kita nanti tertera bahwa jurusan kita akreditasi B. terkadang perusahaan ketika menerima pegawai baru mensyaratkan bahwa harus lulusan dari jurusan yang terakreditasi A. makanya kita sebagai mahasiswa harus turut serta menyukseskan penilaian akreditasi ini. Jangan sampai klo kita gagal dalam penilaian ini, kita akan menyesal eumur hidup karena ijasah kita akan tertera akreditasi B dan ijasah kita ga mungkin diadakan penilaian kembali.

Sebenarnya aku yakin Jurusan Sipil akan kembali mempertahankan di kelas A ini karena jurusan Sipil selalu berbenah menyempurnakan kekurangannya bahkan sudah berpikiran agak ke depan dibanding jurusan lain, kita sudah akan menerapkan ISO. Jadi sudah berstandard internasional dan sudah di dunia perteniksipilan. Tetapi ada yang mengganjal dalam pikiranku, yaitu kenapa sih kita selalu sibuk di kala akan ada penilaian. Kenapa ga dari dulu-dulu dipersiapkannya, jika sekarang aja bisa pasti dulu kita juga pasti bisa!!!kenapa????

Beberapa mahasiswa yang dinilai bisa mewakili angkatannya dipilih dan dikumpulkan di ruangan tertentu. Akan diadakan penyamaan visi dan misi, sedikit ada pencucian otak. Aku ga mempersalahkan hal ini, karena ini adalah proses dari suatu penyambutan. Maklum kita adalah bangsa Indonesia yang ramah tamah dan menjunjung tinggi nilai kesopanan dan kesantunan. Dan aku yakin karena hal yang remeh temeh inilah Indonesia selalu ga bisa menuntaskan yang namanya korupsi. Semua ingin kelihatan baik di hadapan orang, habis penilaian ini semua pasti kembali ke keadaan semula. Seharusnya kesempatan kayak gini bisa dijadikan ajang instropeksi bagi kita, apa sih kekurangan kita??? Apa saja sih yang harus diperbaiki dan ditingkatkan ? seharusnya ada koordinasi yang baik antara seluruh civitas akademika, antara dosen-mahasiswa-dan karyawan. Sehingga kita akan selalu siap sedia klo ada musuh yang secara mendadak mau mengadakan penialian sehingga semua tidak perlu persiapan terlebih dahulu. Perlu ada komunikasi !!!!

Saya melihat sekarang ini, dosen masih mengesampingkan mahasiswa. Dalam membuat kebijakan dosen tidak pernah melibatkan mahasiswa dan tidak pernah mau minta pendapat mahasiswa. Kita memang masih kecil dan tidak tahu apa-apa, tapi ketika kebijakan itu menyangkut mahasiswa dan demi kebaikan almamater Teknik Sipil mbok yao mahasiswa dilibatkan. Jangan cuman mahasiswa dicari klo ada penilaian kayak gini !!!! semua terkesan dibuat-buat. Saatnya dosen dan jurusan membuka diri perlu ada sosialisai ke mahasiswa dan mahasiswa diharap kritik dan sarannya. Saya yakin akan ditemukan banyak ide-ide gila yang tidak akan disangka-sangka demi kebaikan bersama. Mari kita berbuat sesuatu yang kita bisa lakukan.

SELALU ADA CARA BERBAKTI UNTUK NEGERI !!!!

Ditulis SingMbaurekso

Permalink 3 Tanggapan